Some Note ” Sempu Island “

i feel bored today. i can not do anything. hua, but i hope this will not be so long. next saturday, i will be  a tour guide where destination is sempu island. It will be a third time i come to that place. To be know, sempu island located at south malang, about two hour by motorcycle which speed 60-80 per hour. Sempu island is one of conservation area. The beautiful place in that place is called “Sendang Biru”. It look like huge pool. The different with ordinary pool is have salty water. You must trecking to this place by foot about two hour.But before this you must rent a boat about 1000000 rupiah. The boat can accomodate about 6-10 persons.

Along the way to this place really slippery. So you must pay attention your step if you dont want got accident.

I have some suggestion to bring a bottle of water and meal. You can see many kind of trees. I believe you will really excited when you have came to this place. After you came to this place there are some activity you can do such as swimming, take a picture, camping, fishing and other.

Posted in CAMPUR SARI, wisata | Tinggalkan komentar

Warnet “Primadona” Bisnis ICT

Warnet bukan merupakan suatu tempat yang asing untuk semua kalangan beberapa tahun terakhir ini. Tua muda, kaya misikin-rasa-rasanya tidak ada orang yang belum pernah mengunjungi tempat ini. Warnet sudah menjamur dimana-mana, mulai dari kabupaten kecil seperti Kuningan sampe kota metropolis seperti Jakarta. Banyak alasan orang mengunjungi tempat yang satu ini mulai dari sekedar update status tentang mood yang dirasa, upload-upload foto narsis sampe-sampe kata orang mendekati alay dan sejuta kegiatan lainnya-anda yang menentukan.

Namun bukan itu yang ingin saya bahas untuk kali ini, saya mencoba membagi opini kenapa warnet begitu bergeliat akhir-akhir ini, baik itu alasan ekonomi dll. Berikut beberapa alasan yang penulis dapat amati dari sekitar :

1. Proses balik modal atau BEP relatif cepat

Ketika seseorang membuka sebuah usaha, maka sudah menjadi hal yang lumrah seseorang bertanya-tanya kapan saya akan mendapatkan kembali uang saya atau dalam istilah ekonomi nya disebut break event point(BEP). Menurut pengamatan penulis yang didapat dari orang-orang yang telah memulai ini, proses BEP secara perhitungan kasar akan kembali sekitar +- 3 bulan. Berikut ini contoh perhitungan sederhana nya :

Asumsi modal awal untuk semua kebutuhan warnet membutuhkan 70 juta, dimana dengan modal tersebut didadapat 17 komputer dan akses internet langganan 3Mbps. Terdapat 3 shift yang menjaga dimana rata-rata pendapatan tiap 300rb. Maka dapat dirinci tiap bulan sebagai berikut :

- Pemasukan                                               : 3 X 300.000 * 30 = 27.000.000

- Pengeluaran           : - Biaya langganan internet :                       =  1.000.000
                          - Gaji operator                : 3 X 500.000       =  1.500.000
                          - Listrik                          :               =    600.000
                          - Air                              :               =    100.000

Total bersih : = 23.800.000 Target 3 bulan X 23.800.000 = 71.400.000,

Gimana tertarik cepet kan balik modal nya.

2. Tren jejaring sosial

Siapa diantara sekarang ini yang tidak mengenal twitter, facebook, myscpace dan jejaring sosial lain nya. Berkat marak nya pengaksesan terhadap jejaring sosial ternyata memberikan imbas terhadap semakin bertaburan nya warnet.

3. Resiko yang minimal

Resiko yang ditanggung oleh pemilik warnet bisa dianggap minimal. Jika pemilik benar-benar sampai gulung tikar maka masih ada aset-aset yang dapat di jual kembali.

Nah jika diantara temen2 yang mau membuka warnet berikut beberapa tips yang mungkin saja berguna :

1. Jaga koneksi internet

Koneksi merupakan hal pertama yang perlu diperhatikan. Jangan sampai koneksi yang dimiliki tersendat-sendat atau lemot.

2. Update movie, music secara berkala

Tidak dapat dipungkiri movie (terutama serial dari manga jepang dan hollywood ), music yang selalu terupdate merupakan daya tarik tersendiri. Terkadang orang-orang mengunjungi warnet hanya untuk mendengar, mengkopi dan lain-lain.

3. Cari operator yang friendly

Operator yang menjaga turut meyumbang andil dalam warnet. Karena warnet yang operator nya dianggap friendly dapat menjadi sebuah “magnet” tersendiri.

Sekian tulisan sederhana ini. Semoga memberikan kemanfaatan.

Sumber gambar : http://taro328.files.wordpress.com/2010/10/warnet-warnet-di-indonesia-alfi-berbagi1.jpg

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

Tantangan Perkembangan Industri Software Indonesia

Industri software Indonesia, jika kita gambarkan dalam bentuk kurva maka kurva yang terbentuk adalah kurva lurus. Meskipun begitu pertumbuhan pelaku industri ini mencapai kisaran 11-12% dibandingkan tahun 2010. Stagnasi tersebut tidak terlepas dari beberapa factor yang mempengaruhi, berikut ini beberapa faktor yang dihimpun dari berbagai sumber yaitu :

1. Pembajakan Berdasarkan Direktur Pemasaran BSA ( Bussines Software Alliance ) mengatakan sebanyak 84 dari 100 komputer diperkirakan software bajakan. Hal ini tidak terlepas dari rendahnya kesadaran masyarakat menggunakan software asli dan kian canggihnya teknologi informasi. Kondisi ini menempatkan Indonesia dalam urutan ke 12 dari 20 negara dengan pembajakan software tertinggi di dunia. Perwakilan BSA Indonesia Donny A. Sheyoputra mengatakan pembajakan telah mengakibatkan banyak kerugian negara, terutama dari sektor penerimaan pajak dan penyerapan tenaga kerja. Jika dalam 4 tahun mendatang Indonesia bisa menurunkan tingkat pembajakan hingga 10 persen, maka diperkirakan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 2.200 orang dengan keahlian tinggi. Namun demikian, kata dia, trend pembajakan di Indonesia mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2003 sebesar 88 persen menjadi 87 persen pada 2004. Berlanjut sebesar 87 persen pada 2005, 85 persen pada 2006, dan turun menjadi 84 pada 2007. Meski telah turun menjadi 87 persen pada tahun 2007, namun kerugian yang dialami masih tinggi, yakni sebesar 411 US Dolar atau sekitar Rp 3,8 trilliun. Melihat data-data diatas tentu akan membuat para developer lokal akan berpikir berulang-ulang ketika membuat sebuah aplikasi. Berdasarkan pengakuan dari Direktur Bamboomedia-Industri Software yang berbasis di Bali- Putu Sudiarta mengatakan bahwa sepertiga dari 150 produk aplikasi Bamboomedia telah mengalamai pembajakan. Tentu saja jika hal ini terus menerus terjadi dan tidak ada sinergi dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan maka dapat mematikan industri software local.

2. Keterbatasan pengetahuan dalam software development. Kurang pengetahuan tentang standard methodology sehingga begitu software diukur dari seluruh proses Software Development Life Cycle (SDLC)nya, kalah bersaing. Padahal pengetahuan ini sangat berguna agar produk aplikasi yang dibuat dapat dikembangkan lebih lanjut.

3. Kurangnya ide dalam produk dan inovasi. Ini berhubungan juga dengan kurangnya sarana (pipa) penghubung dengan pihak yang membutuhkan software. Kebutuhan mungkin ada, tapi antara yang membutuhkan dan mengembangkan tidak bertemu. Perusahaan asing kebanyakan memiliki expert khusus untuk membaca kebutuhan pasar dan bergerak mencari pasar, serta membuat pipa koneksi bagi pihak yang membutuhkan dan pihak yang mengembangkan.

4. Kurangnya keterlibatan pemerintah untuk melindungi pengembang software lokal. Diperlukan proteksi yang “cantik” dan tidak vulgar terhadap industri software lokal. Kita mungkin perlu mencontoh Jepang, bagaimana kemampuan mereka mendukung software lokal office (Ichitaro) sehingga secara defacto menguasai pasar aplikasi office di sana, juga sistem operasi (OS) lokal bernama TRON yang kemudian banyak digunakan untuk peralatan gadget (HP, PDA) produksi Jepang.

5. Keterbatasan modal usaha. Ini berhubungan dengan perusahaan software rata-rata tidak bankable, banyak yang berumur muda, tidak memiliki aset nyata yang bisa digunakan sebagai agunan pinjaman ke bank. Akhirnya dalam project-project besar, software house kita banyak bertumbangan karena banyak project yang berbasis ke kualifikasi perusahaan.

Sumber :

http://apoenkreseach.wordpress.com/2010/08/14/kenapa-industri-software-indonesia-sulit-berkembang/

http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2008/11/27/brk,20081127-148399,id.html http://radhika.blogdetik.com/2010/09/30/perkembangan-software-house-indonesia/ http://romisatriawahono.net/2006/11/05/industri-software-lokal-catatan-diskusi-metro-tv/

http://netsains.com/2010/09/peranan-media-dalam-menggairahkan-industri-software/ http://www.detikinet.com/read/2006/12/05/151128/716424/319/industri-software-indonesia-tumbuh-12-persen

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

Menonaktifkan Notifikasi Facebook

Ketika suatu saat temen-temen membuka email kemudian dalam kotak masuk terdapat begitu banyak email yang memberitahukan seluruh notifikasi dari facebook dan merasa terganggu maka temen-temen tidak perlu kebakaran jenggot(bagi yang punya heee) alias panik. Temen-temen dapat melakukan langkah-langkah sederhana seperti dibawah ini :

1.Masuk kedalam halaman facebook

2.Pilih bagian Account dan klik Account Setting

3.Setelah masuk halam My Account pilih bagian Notifications dan hilangkan seluruh centang pada bagian Email

Selesai deh, email notifikasi dari facebook pun tidak akan memenuhi kotak masuk anda lagi. Semoga langkah kecil ini bisa membantu.

Posted in TIPS TRIK | Tagged , | 1 Komentar